CariDotMy

 Forgot password?
 Register

ADVERTISEMENT

Author: Tashu

[Negeri Sembilan] RUMAH BORAK SELATAN: FROSTED DREAMSCAPE

 Close [Copy link]
Post time 31-1-2026 01:56 PM | Show all posts
Loceng ditekan beberapa kali. Seorang lelaki berbaju kemeja membuka pintu. Abang sulung Aqira, Muhaimin tersenyum memandang Faqih. Baru Faqih tahu, inilah rumah Aqira. “Masuklah.” Jemput Muhaimin atau nama panggilannya Min. Dia bekerja sebagai seorang arkitek.
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


 Author| Post time 31-1-2026 01:56 PM | Show all posts
Tolak dan tolak
Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
“Faqih duduk dulu. Abang Min panggil Aqira kejap.” Muhaimin terus menuju ke atas untuk memanggil adiknya. Entah apa yang sedang dilakukan oleh adiknya itu.
Dua orang gadis yang duduk di ruang tamu itu memandang Faqih. Mereka seperti sudah terpukau dengan kehenseman dan kecomelan Faqih. Faqih berasa tidak selesa  apabila dua orang gadis itu memandangnya. Cepat-cepat matanya dilarikan ke tempat lain.
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
Lagi dan lagi
Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
“Hai awak. Awak siapa nama? Boleh berkenalan tak?” Tanya gadis yang berbaju kurung berwarna merah sopan. Seorang lagi hanya tersenyum.
Belum sempat Faqih menjawab, Muhaimin sudah turun. “Adik-adik kesayangan abang, tolong jangan menggatal dengan tetamu kita ni ye. Pergi dapur tu, tolong kak Amira buat kek.”
Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
“Baik bos.” Dua orang gadis itu terus menuju ke dapur.
“Minta maaf ye kalau adik abang Min tadi buat Faqih tak selesa. Mira! Mira tolong buatkan air untuk tetamu kita ye!” Jerit Muhaimin.
Suara seseorang di dapur menjawab. “Baik bang!” Sebenarnya, Aqira ni ada berapa orang adik beradik. Meriah betul rumah ni.
Reply

Use magic Report

Follow Us
Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
Aqira turun ke ruang tamu dengan memakai baju kurung berwarna kuning. Buat kali pertamanya Faqih melihat Aqira memakai baju kurung. “Lama betul Qira kat atas tu.”
“Minta maaf bang.” Sekejap sahaja sudah berubah penampilan Aqira. Faqih memandang Aqira tidak berkelip. Astaufirullahalazim.. Mengucap Faqih, kau tu dah jadi suami orang. Cepat-cepat Faqih mengalihkan pandangannya.
“Bang Min, boleh tak saya tanya kenapa jemput saya pergi sini ye?” Tanya Faqih.
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
Ayuhhhh
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
“Sebenarnya abang nak bincang sesuatu dengan Faqih ni.” Kata Muhaimin. Aqira duduk di sebelah abangnya. Seorang kanak-kanak perempuan membawa tiga cawan kopi.
“Abang, ika nak pergi jalan-jalan dengan abang Putra.” Kata kanak-kanak yang kelihatan berusia enam tahun itu. Dia duduk di atas pangkuan Muhaimin.
“Ye ke? Abang Putra ajak pergi mana?” Tanya Muhaimin lalu memberikan secawan milo panas itu kepada Ika.
“Abang Putra ajak pergi The Spring. Tengok Bola Kampung 3D.” Kata Ika dengan senyuman lebar lalu meneguk air dengan perlahan-lahan..
Tiba-tiba seorang lelaki yang kelihatan sebaya dengan Faqih turun dari tangga. Ika terus berlari memeluk lelaki itu. “Putra, sini kejap. Abang nak kenalkan kamu dengan kawan abang.” Kata Muhaimin.
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
Terus mara

Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
“Faqih, ni adik abang, Putra Muslim. Putra, ni kawan abang, Faqih Atif.”
Mereka bersalaman. “Kita pernah berjumpa kan?” Tanya Putra. Dia nampak kacak dengan jaket hitam di baju t-shirt pendeknya yang berwarna merah.
“Mestilah.” Faqih dan Putra berpelukan. Seperti sudah kenal sebelum ini. Ya, mereka memang sudah lama kenal tetapi Putra sekarang sudah 17 tahun. Dia kadang-kadang sahaja balik ke rumah kerana dia dihantar oleh abangnya ke sekolah tahfiz.
Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
“Baguslah kalau dah kenal lama.” Kata Muhaimin.
“Aida, Siti, abang Putra nak pergi The Spring tengok wayang. Nak ikut tak?” Tanya Putra kepada dua orang adiknya yang baru sahaja berjalan ke ruang tamu.
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
Yeahuuuu
Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:57 PM | Show all posts
“Nak.” Serentak mereka berkata.
“Abang Min, Putra pergi dulu ye.” Putra menyalam tangan Muhaimin.
“Jaga adik baik-baik ye.” Putra keluar disusuli dengan 3 orang adiknya lalu masuk ke dalam kereta BMW milik Putra.
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 31-1-2026 01:58 PM | Show all posts
1
Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:58 PM | Show all posts
Amira, adik ketiga Muhaimin naik ke bilik untuk tidur. Mungkin sudah selesai membuat kek. Dia memang seorang yang gemar membuat kek. Setiap hari kerjanya hanya mencari resepi baru dan membuat kek sahaja. Bahan-bahan semuanya Putra yang tanggung kerana Muhaimin terlalu sibuk dengan kerjanya.
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 31-1-2026 01:58 PM | Show all posts
Aqira menguap. “Abang, Qira masuk bilik dulu ye.” Muhaimin hanya mengangguk.
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 31-1-2026 01:58 PM | Show all posts
2
Reply

Use magic Report

Post time 31-1-2026 01:58 PM | Show all posts
Setelah Aqira masuk ke dalam biliknya barulah Muhaimin bersuara.  “Faqih sukakan Aqira?”
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 31-1-2026 01:58 PM | Show all posts
3
Reply

Use magic Report

You have to log in before you can reply Login | Register

Points Rules

 

ADVERTISEMENT



 

ADVERTISEMENT


 


ADVERTISEMENT
Follow Us

ADVERTISEMENT


© 1996-2026 Cari Internet Sdn Bhd (483575-W)|Hosted By IPSERVERONE|Mobile|Archiver|Mobile*default|About Us|CariDotMy

18-2-2026 03:47 PM GMT+8 , Processed in 0.464622 second(s), 32 queries , Gzip On, Redis On.

Powered by Discuz! X3.4

Copyright © 2001-2021, Tencent Cloud.

Quick Reply To Top Return to the list